SalvationDATA DRS – Sebuah Sistem Recovery Data

Data Anda rusak? Ingin bisa dibaca lagi? Klik di sini untuk mendapat solusi!

Bertemu kembali dengan Ahli Data. Semoga postingan kali ini secara general sukses memahamkan terkait sulitnya jasa recovery data, cara mengembalikan file yang terhapus/hilang, service hard disk/flash disk tidak terbaca, dst.

Sebelumnya kita telah membahas tentang SalvationDATA yang merupakan salah satu perusahaan besar di bidang pembuatan alat dan software data recovery. Selanjutnya mari kita bahas tentang salah satu produk mereka, SalvationDATA DRS (Data Recovery System).

Seperti kita ketahui bersama bahwa kehilangan data tentunya sangat tidak enak, tidak nyaman. Bahkan bisa jadi dalam hal tertentu bisa membuat karir seseorang atau study seseorang hancur lebur. Karenanya data harus benar-benar dijaga baik sehingga tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Akan tetapi sudah terlanjur data terhapus, tidak perlu terlalu khawatir karena ada beberapa teknik recovery data yang bisa dilakukan.

Akan tetapi untuk melakukan hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Memang ada banyak software yang menjanjikan bisa mengembalikan data yang hilang, akan tetapi pada faktanya untuk bisa mengembalikan data yang hilang tidak cukup dengan software semata. Ada juga hardware yang diperlukan untuk recovery data, untuk melakukan hal-hal tidak bisa dilakukan oleh software. AhliData.com sebagai penyedia jasa recovery data (mengembalikan file yang hilang/terhapus, memperbaiki hard disk/flash disk tidak terbaca, dst) juga memakai alat khusus untuk recovery data.

Di antara alat khusus yang bisa dipergunakan untuk melakukan hal tersebut adalah dengan SalvationDATA DRS( Data Recovery System). SalvationDATA DRS adalah kombinasi hardware dan software khusus yang dipergunakan untuk membantu mengembalikan data yang terhapus.

File system yang didukung oleh alat ini adalah USB1.0/2.0/3.0, IDE, SAS, SCSI, SATA1.0/2.0/3.0, dan juga sudah include write-blocker untuk mencegah penulisan data secara tidak sengaja kepada storage sumber data.

Cara Kerja Salvation Data DRS

SalvationDATA DRS menggunakan kombinasi hardware untuk bisa membaca data yang terlanjur terhapus dari storage media. Alat ini bekerja dengan berusaha membaca storage media yang sudah rusak. Seperti kita ketahui bahwa kerusakan stored media itu bisa berupa kerusakan logika ataupun kerusakan fisik. Untuk kerusakan logika biasanya berasal dari firmware yang bermasalah, atau error pada sistem file. Biasanya hanya 2 itu saja tidak ada kerusakan yang lainnya.

Untuk masalah firmware yang bermasalah, SalvationDATA DRS menyediakan fungsi untuk melakukan firmware recovery. Disini yang dilakukan oleh SalvationDATA DRS adalah dia mencoba untuk membandingkan database yang bagus, atau normal, dengan firmware yang ada di dalam storage media yang sedang bermasalah. Selanjutnya firmware yang bermasalah tersebut akan dia flash atau di overwrite dengan firmware terbaru yang yang bisa berjalan dengan normal. Hal ini membantu untuk meng-overwrite firmware yang sudah bermasalah di dalam storage media tersebut.

Masalah selanjutnya biasa terjadi adalah adanya bad sector pada storage media. Bad sector ini bisa sangat berbahaya, dikarenakan jika sebuah sektor sudah rusak maka 1 blok data biasanya pun rusak semua. Hal ini membuat keseluruhan file yang berada di dalam block tersebut menjadi tidak bisa di akses, atau bisa diakses banyak bagiannya yang tidak terbaca dengan sempurna. Misalkan sebuah gambar bisa jadi bagian tengahnya menjadi kosong padahal seharusnya tertutup dengan warna atau gambar yang sesuai.

Biasanya teknik yang dipakai untuk pembacaan seperti kasus bad sector ini adalah menggunakan sistem multi pass. Sistem ini bekerja dengan cara melakukan pembacaan data berulang-ulang. Pembacaan pertama dilakukan secara cepat dengan melakukan sedikit pada sektor yang rusak. Selanjutnya pembacaan data yang berikutnya akan mencoba kembali faktor yang sebelumnya ditandai sebagai rusak, hanya saja kali ini akan dibaca dengan lebih lambat dan timeout yang lebih lama dibandingkan data yang normal. Hal seperti itulah yang tidak bisa dilakukan oleh sistem operasi, karenanya membutuhkan bantuan hardware recovery data khusus seperti SalvationDATA DRS ini. Proses ini disebut proses imaging/kloning data.

Selanjutnya setelah proses kloning atau imaging tersebut selesai, maka SalvationDATA DRS melanjutkannya dengan software file recovery atau file carving yang dimilikinya. Software ini melakukan rekonstruksi data dari file image storage media yang sudah berhasil dilakukan pada tahap pertama/tahap sebelumnya. Selanjutnya hasil rekonstruksi data ini bisa ditaruh di media penyimpanan data yang baru yang masih bagus. Hal ini seperti dijelaskan pada artikel tahap recovery data.

Tampaknya itu dulu untuk edisi kali ini. Moga tulisan ini dapat menambah ilmu mengenai jasa recovery data dan berbagai permasalahan mengenai cara mengembalikan file/folder yang terhapus/hilang, solusi hard disk/flash disk tidak terbaca, dst. Harapan kami info ini sedikit-banyak membuka wawasan terkait segala hal tersebut.

Data Anda rusak? Ingin bisa dibaca lagi? Klik di sini untuk mendapat solusi!