Apa Itu NTFS dan Apa Gunanya Bagi Recovery Data?

Data Anda rusak? Ingin bisa dibaca lagi? Klik di sini untuk mendapat solusi!

Bertemu lagi bersama kami Ahli Data. Semoga sajian kali ini secara general bisa menambah wawasan terkait samudera jasa recovery data, cara mengembalikan file yang terhapus/hilang, solusi hard disk/flash disk tidak terbaca, dst.

Pada kesempatan kemarin sebelumnya, kita telah membahas tentang FAT32 yang merupakan file sistem yang sangat populer sejak tahun 1990-an dan dipakai sampai sekarang. Kita juga telah membahas apa hubungan antara FAT32 dengan data recovery atau recovery data. Sekarang mari kita bahas kelanjutan dari FAT32yaitu file sistem generasi berikutnya yaitu NTFS.

Source: Mac World

Jika Anda pernah melakukan format hard drive, baik itu hardisk eksternal atau internal di komputer Anda, mungkin anda pernah melihat tulisan NTFS tampil di layar anda sebagai salah satu opsi formatting. Anda juga mungkin pernah bertanya kepada diri sendiri apa NTFS itu? AhliData.com sebagai penyedia jasa recovery data (mengembalikan file yang hilang/terhapus, memperbaiki hard disk/flash disk tidak terbaca, dst) akan mencoba menjelaskannya.

Apa Itu NTFS?

NTFS adalah singkatan dari NT File System atau New Technology File System, yang dimaksud adalah file sistem yang dipakai untuk mengidentifikasi file oleh operating system. Operating system seperti Windows Misalnya menggunakan file system NTFS untuk memberi nama dan mengorganisasi data di hardisk, solid state disk, USB flash Drive, micro sd card dan lain sebagainya.

NTFS adalah file sistem yang pertama kali di dibuat oleh Microsoft. File sistem ini pertama kali diperkenalkan pada bulan Juli tahun 1993 bersamaan dengan rilisnya Windows NT 3.1. Karena fase ini dibuat agar dapat bekerja dengan Windows NT maka Microsoft menamainya NT File System, yang jika disingkat menjadi NTFS. Sebelum NTFS Microsoft menggunakan file system FAT32 yang sudah sangat populer. Akan tetapi FAT32 memiliki limitasi yang cukup menyulitkan pengguna seperti hanya bisa menggunakan ukuran file kurang dari 4 giga byte, dan juga ukuran partisi maksimalnya hanyalah 8 terabyte. Selain itu juga tidak memiliki proteksi terhadap korupsi data karena kerusakan power supply. NTFS diciptakan agar bisa menjawab seluruh permasalahan tersebut dan juga memberi fitur tambahan seperti support yang untuk metadata, performa yang lebih baik dengan struktur data yang lebih mantap, kehandalan yang lebih tinggi dan sebagainya.

NTFS file system terus berkembang seiring berjalannya waktu dikarenakan Microsoft selalu meng-upgrade versinya. Dimulai dari versi 1 yang diluncurkan pada 1993, versi 1.1 pada tahun 1995, versi 1.2 yang diluncurkan bersamaan Windows NT 4.0 di tahun 1996. Berikutnya versi 3.0 diluncurkan pada tahun 2000. Lalu versi 3.1 diluncurkan bersamaan dengan Windows XP pada tahun 2001, dan dipergunakan hingga kini di Windows 10.

Kelebihan File System NTFS

Ada banyak sekali kelebihan dari NTFS ini, yang perlu diketahui rekan-rekan pengguna jasa recovery data. Beberapa yang sangat penting diantaranya adalah:

  • NTFS sangat dapat diandalkan. Item ini bisa mengembalikan konsistensi file pada saat terkena kasus kehilangan power atau kerusakan sistem. NTFS juga bisa melakukan remap bad sector dengan cara memindahkan data yang bisa di recover ke sektor lainnya yang masih sehat, dan menandai sektor yang rusak agar tidak ditulis.
  • NTFS juga memberikan keamanan tambahan dengan ada fitur security di dalamnya. Sehingga hanya kita dan user yang kita beri izinkan yang bisa mengakses file tersebut
  • Mensuport partisi yang lebih besar dari 8 terabyte tepatnya sampai 16 EiB (exbibytes) atau sekitar 1.152.921 terabyte. Akan tetapi file system maksimal yang di diterima oleh Windows hanyalah 256 terabyte, dan ini tetap sangat besar.
  • Ada kemampuan untuk mengalokasikan disk quota bagi setiap user sehingga setiap user dalam komputer berbasis Windows bisa diset oleh administrator berapa jatah maksimal penggunaan filenya.
  • Bisa menggunakan kompresi untuk meningkatkan free storage. Akan tetapi ada kekurangannya yaitu dengan kompresi file maka performa akan menurun karena setiap kali kita mengakses file kita harus mendekompres datanya dulu, dan setelah selesai dipakai file harus dikompres dulu.
  • Memungkinkan penggunaan mounted volume, maksudnya adalah kita bisa mengakses sebuah diskusi sebagai folder biasa di file system kita.
  • Bisa mengambil alih free space dari file yang jarang-jarang, dengan memonitor “area zero” yang besar di hardisk. Daripada membiarkan disk berisikan file berisi informasi zero atau kosong, NTFS bisa memerintahkan operating system untuk menandai bahwa di sana ada lah area yang bisa dipakai.
  • Memiliki kemampuan journaling, yaitu kemampuan menulis log tentang kapan file di tambahkan, dirubah, atau dihapus dari sistem.

Kekurangan File System NTFS

Walaupun memiliki banyak sekali kelebihan akan tetapi ada juga kekurangan yang dimiliki oleh file system NTFS ini, dan ini perlu diperhatikan rekan-rekan jasa recovery data. Di antaranya adalah:

  • Kebanyakan mobile device android tidak memberikan support kepada NTFS secara default
  • NTFS memang bisa dibaca oleh operating system Macintosh, akan tetapi tidak bisa ditulis tanpa bantuan alat khusus atau software pihak ketiga
  • Media storage lama seperti DVD, TV, ataupun digital camera juga tidak memberikan support terhadap NTFS .
  • Tidak memberikan kemampuan kontrol performa dan bandwidth seperti sistem yang lebih baru
  • Tidak bisa membuat unlimited sub direktori seperti file sistem yang lain, hanya bisa menampung 16000 folder pada sebuah direktori. Akan tetapi tanyakan kita ini tidak menjadi masalah.

Penggunaan File System NTFS

NTFS adalah file system default pada sistem operasi Microsoft Windows. Hal ini berlaku dari sejak Windows NT 3.1, berlanjut hingga ke Windows XP dan sekarang ke Windows 10. NTFS juga merupakan pilihan yang bagus untuk file system hardisk eksternal ataupun hardisk arsip yang membutuhkan storage capacity besar, karena dia mensuport partisi yang besar dan file berukuran besar juga. NTFS juga cepat diakses, membuatnya cocok untuk pengarsipan data ukuran jumbo.

Adapun untuk sistem flash kecil seperti SD card dan memory card, juga flashdisk, kurang cocok dengan NTFS, lebih cocok jika menggunakan FAT32 atau exFAT. Dikarenakan kedua file system ini kompatibilitas lebih baik dengan alat-alat tersebut.

OK cukup dahulu untuk update kali ini. Semoga jurnal ini bisa menambah ilmu tentang jasa data recovery dan semua tentang cara mengembalikan file/folder yang terhapus/hilang, perbaikan hard disk/flash disk tidak terbaca, dst. Moga-moga jurnal ini dapat mencerahkan tentang semua ini.

Data Anda rusak? Ingin bisa dibaca lagi? Klik di sini untuk mendapat solusi!