Cegah File Tidak Terbaca Dengan Dropbox

Data Anda rusak? Ingin bisa dibaca lagi? Klik di sini untuk mendapat solusi!

Jumpa kembali bersama kami Ahli Data. Moga posting kali ini secara luas sukses menambah wawasan terkait peliknya jasa recovery data, cara mengembalikan file yang terhapus/hilang, pemecahan hard disk/flash disk tidak terbaca, dst.

Sebelumnya kita telah membahas tentang bagaimana cara cara untuk menggunakan Google Drive sebagai tempat penyimpanan data berbasis cloud yang memungkinkan kita untuk menaruh data berharga kita di dalamnya, kasus file terhapus dan juga bisa digunakan untuk recovery data. Google Drive sangat powerful, tetapi alternatif lain tetap ada bagi Anda yang tidak merasa nyaman menggunakan Google Drive. Masih ada Dropbox yang bisa dipakai.

Dropbox Cloud: Mencegah File Tidak Terbaca

Dropbox merupakan layanan sinkronisasi file berbasis cloud sama dengan Google Drive. Cara kerjanya sama juga di mana anda menaruh file yang anda pakai di server milik Dropbox, yang selanjutnya dapat anda pergunakan kapanpun dimanapun selama Anda terhubung dengan internet. Secara umum Dropbox ini banyak dipakai oleh berbagai perusahaan untuk melakukan kolaborasi file, untuk melakukan kolaborasi pekerjaan, dan ada juga sebagian yang menginginkan penggunaannya sebagai tempat penyimpanan data yang aman.

AhliData.com sebagai penyedia jasa recovery data (mengembalikan file yang hilang/terhapus, memperbaiki hard disk/flash disk tidak terbaca, dst) lebih melihat Dropbox sebagai sebuah tempat yang dapat diandalkan untuk menyimpan data kita. Disini kita bisa menaruh data kita dengan aman tanpa perlu takut serangan dari virus, malware, ransomware, kerusakan fisik pada media penyimpanan dan berbagai hal lainnya yang biasa terjadi pada local storage/local disk.

Mengapa bisa dikatakan dengan menggunakan Dropbox kita menghindari resiko file rusak, terhapus, hilang, tidak terbaca? Dikarenakan dengan menitipkan file kita di Dropbox maka kita menitipkan file kita ditempat yang sangat aman. Dropbox adalah sebuah perusahaan besar di mana mereka memiliki sistem replikasi data yang canggih, yang membuat tingkat integritas file sangat tinggi dan reliabilitasnya sangat tinggi juga. Dengan banyaknya sistem pencegahan kerusakan data yang mereka miliki maka file yang kita titipkan di Dropbox kemungkinan besar akan aman dari berbagai masalah tersebut.

Itu baru dari sisi kerusakan file yang memang terjadi secara natural, yaitu kerusakan yang terjadi karena logic file nya terkorupsi ataupun kerusakan hardware penyimpanan data. Dari sisi keamanan data karena serangan orang yang tidak bertanggung jawab seperti virus, malware, ransomware, Dropbox pun memiliki kelebihan tersendiri yang tidak bisa dimiliki oleh mereka yang menyimpan datanya di komputer rumah. Dropbox memiliki ratusan bahkan ribuan engineer yang memiliki skill tinggi dalam security yang membuat data yang disimpan di mereka jauh lebih aman dibandingkan jika kita taruh begitu saja di laptop kita. Makanya kemungkinan data menjadi terhapus/hilang, rusak atau tidak terbaca, menjadi sangat minim jika kita menitipkan data kita di Dropbox. Dan tentunya tidak akan ada lagi masalah hardisk/SSD tidak terbaca karena file sudah tidak ditaruh di hardisk atau SSD lagi.

Bisa dibilang dengan penggunaan diatas kita seperti menjadikan Dropbox sebuah tempat back up dan juga recovery data dimana kita menitipkan data penting kita di sana dan melakukan recovery/restore data dengan cara mendownload file dari Dropbox saat kita butuhkan. Ini tentu sangat nyaman dan aman.

Kekurangan Penggunaan Dropbox

Akan tetapi bukan berarti menggunakan dropbox maka menjamin kita 100% aman sebagaimana impian kita. Bagaimana umumnya teknologi dan segala hal di dunia ini, selalu ada kekurangan dan kelebihan dari setiap hal. Termasuk dengan menggunakan back up berbasis cloud, ada kekurangannya juga loh. Kekurangannya adalah kita harus selalu terkoneksi ke internet jika ingin mengakses data kita, tanpa adanya koneksi internet kita tidak bisa membaca data yang kita taruh di Dropbox. Tidak hanya itu saja, karena lokasi penyimpanan file kita jauh (di server Dropbox) maka tentunya akses data menjadi lebih lambat jika dibandingkan kan data kita taruh langsung pada local disk atau network attached storage yang ada di organisasi atau perusahaan kita.

Lebih aman dari resiko file terhapus/hilang, lebih aman dari resiko hardisk dan SSD tidak terbaca/tidak terdeteksi, tetapi lebih lambat dan Ketergantungan dengan internet. Jika demikian kekurangan dan kelebihannya, maka apa yang menjadi pilihan anda?

Kiranya cukup dahulu untuk edisi kali ini. Harapan kami info ini mampu mencerahkan seputar jasa data recovery dan segala hal seputar cara mengembalikan file/folder yang terhapus/hilang, reparasi hard disk/flash disk tidak terbaca, dst. Moga artikel ini sedikit-banyak menambah wawasan seputar berbagai hal ini.

Data Anda rusak? Ingin bisa dibaca lagi? Klik di sini untuk mendapat solusi!